Definitif.id, Gorontalo – Danrem 133/Nani Wartabone Brigjen TNI Totok Sulistyono,S.H.,M.M.,M.I.P diwakili Kasrem 133/NW Kolonel Inf Mochamad Arief Hidayat menghadiri kegiatan sosialisasi program tali asih penambang di area konsensi PT. GSM dan PT. PETS Kabupaten Pohuwato, bertempat di Hotel Sunrise Kabupaten Pohuwato, Rabu (18/10/2023).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut yakni Wakil Ketua MPR RI Prof.Dr.Ir.Fadel Muhamad, Pj Gubernur Gorontalo Ir.Ismail Pakaya,M.E, Kapolda Gorontalo Irjen Pol Angesta Romano Yoyol, Kabinda Provinsi Gorontalo Khairul Amir,S.SI, Dandim 1313/Pohuwato Letkol Inf. Aribowo Dwi Hartanto,S,IP,M.IP, Kapolres Pohuwato AKBP Joko Sulistiono,SH,SIK.,MH, Wabup Pohuwato Hj.Suharsi Igirisa,S.IP.,M.Si, Ketua DPRD Kabupaten Pohuwato Nasir Giasi, Kaban Kesbangpol Kabupaten Pohuwato Yunus Mohamad, Direktur Utama PT. Gorontalo Sejahtera Mining dan PT. Puncak Emas Tani Sejahtera Boyke Poerbaya Abidin, serta perwakilan masyarakat penambang.
Dalam sambutannya, Pj Gubernur Gorontalo Ir.Ismail Pakaya,M.E menyampaikan, bahwa terkait kapan akan dibayarkan tali asih oleh PT. Pets atau GSM, dirinya dan Kapolda Gorontalo akan menyampaikan beberapa hal terkait apa saja guna menindaklanjuti beberapa aspirasi dan tuntutan yang disampaikan.
Aspirasi para penambang terkait dengan tali asih, pihaknya bersama-sama unsur Forkopimda dan perwakilan penambang bahwa pihaknya sudah mendapatkan informasi, sekaligus sudah ketemu dengan pihak perusahaan.
Lebih lanjut, Pj Gubernur Gorontalo menjelaskan, pihaknya menindaklanjuti aspirasi dan tuntutan jangka pendek yang disampaikan oleh aksi massa pada 21 September 2023, dengan melakukan pertemuan bersama penambang dan pimpinan perusahaan.
Pada pertemuan itu diperoleh data sebanyak 2.135 proposal tali asih yang sudah diserahkan ke Pemkab Pohuwato dan Satgas. Di luar jumlah tersebut ada lokasi yang mempunyai titik koordinat tetapi tidak punya proposal sebanyak 419 titik.
Berdasarkan diskusi pihaknya dengan pihak perusahaan, semuanya diterima baik yang ada proposalnya maupun tidak punya proposal tapi ada titik koordinatnya, dengan catatan akan diverifikasi ulang. Verifikasi proposal tali asih untuk 2.554 titik akan dilaksanakan dengan melakukan pengujian lapangan. Pengujian lapangan tersebut akan melibatkan perusahaan, pemilik lokasi, tokoh masyarakat, satgas, serta unsur TNI dan Polri, dengan tujuan untuk memastikan orang yang berhak menerima tali asih.
