Lanjut Hendra Sahami menambahkan sesama pencari rejeki jalanan, dirinya tidak keberatan jika Kepala Otoritas Bandara Djalaluddin, Joko Harjani memediasi musyawarah damai pasca insiden pemukulan tersebut namun pihaknya menunggu sikap tegas dulu.
“Upaya damai masih terbuka dari pihak kami. Tapi kami minta Kepala Otoritas Bandara Djalaluddin memberi sanksi dulu pelaku pemukulan dan jika perlu dicabut keanggotaanya di Koperasi taksi bandara ” lanjutnya.
Hendra Sahami mengungkapkan jika dirinya semula akan mengkoordinir taksi online Gorontalo untuk melakukan aksi balasan akibat insiden pemukulan, namun karena sudah adanya langkah – langkah kongkrit dari Kepala Otoritas Bandara Djalaluddin maka rencana tersebut kami batalkan.
“Langkah cepat Kepala Otoritas Bandara Djalaluddin dalam menyikapi insiden pemukulan anggota kami, sehingga rencana aksi balasan tersebut kami batalkan” tutupnya. (Red)
