HomeNews

Pantarlih di Bulukumba Harus Jalan Kaki Lewati Tanah Becek untuk Coklit Lima KK Warga Desa Bontonyeleng

Lebih lanjut Iskandar menuturkan, kondisi medan yang harus dilalui untuk warga di Dusun Jokka tidak jauh berbeda dengan ketiga warga di Dusun PaoBeccengnge. Bahkan kata dia, salah satu motor milik anggota PPS mogok karna terjebak lumpur dengan kedalaman sekitar 30 cm.

“Begitu juga dua warga di Dusun Jokka, kita juga harus melalui perkerasan jalan tani, di mana kondisi medannya tidak jauh berbeda dengan warga Dusun Pao Beccengnge, bahkan salah satu motor dari teman kami mogok dan harus melanjutkan dengan berjalan kaki,” sambungnya.

Sementara itu, PKD Bontonyeleng, Wahyudi juga ikut berjalan kaki untuk mengawasi coklit tersebut sesuai dengan aturan.

“Ya, kami tetap ikut mengawasi coklit yang dilakukan pantarlih bersama PPK, dan PPS. Sebab ini termasuk tahapan yang harus diawasi,” ujar Wahyudi juga menambahkan.

Menurutnya, meski harus melewati medan becek dan berjalan kaki, tidak ditemukan pelanggaran dalam coklit ini.

“Dari hasil pengawasan aman, kita juga memastikan lima KK ini memiliki hak pilih dan memastikan stiker ditempel sebagai tanda sudah di coklit,” pungkasnya. (Wahyudi)

Bagikan:   
Exit mobile version