Meski mendapat banyak kritik dan saran dari peserta rakor, akhirnya susunan pengurus Forum DAS yang baru periode 2022-2028 dapat disetujui dengan mempertimbangkan saran dan masukan dari peserta rakor.
Ketua terpilih Wawan Tolinggi dalam kesempatan paparan program kerja menyampaikan, kondisi lingkungan Gorontalo tidak sedang baik-baik saja. Olehnya kerjasama dan kolaborasi para pihak mutlak dilakukan.
Kandidat Doktor dari UNHAS ini kepada media mengutarakan komitmennya kedepan akan selalu melakukan koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah daerah sebagai Mitra Fordas sesuai fungsi dan kewenangan.
Ditempat yang sama Kepala BP DAS Bone Bolango Heru Permana dan Stakeholder DAS menyikapi harapan Asisten 2 Pemprov
dengan melihat fenomena bencana ekologis yang melanda Gorontalo, oleh karenanya Fordas Gorontalo akan melakukan kajian akademis untuk mendesain Road Map mitigasi bencana ekologis terutama di ekosistem 13 DAS di Gorontalo
Heru Permana juga mengharapkan Forum DAS yang terpilih, agar terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan Pemerintah Pusat dan Daerah dalam pengelolaan DAS, serta membangun sistem edukasi mengenai pengelolaan DAS yang berkelanjutan.
“Terutama didaerah-daerah rawan bencana dengan dampak kerusakan fungsi DAS. Maka edukasi kebencanaan, budaya sadar kelestarian DAS harus dimulai sejak dini, dari setiap individu, keluarga, komunitas, sekolah, sampai lingkungan masyarakat, dimulai dengan pendekatan kepada kearifan lokal yang ada dimasyarakat,” tutup Heru Permana. (***)
