Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Lampung, Samsurijal Ari dalam rapat Kick Off tersebut mengungkapkan, 15 Kabupaten/ Kota yang ada di Provinsi Lampung nantinya berkesempatan untuk mengisi etalase – etalase UMKM yang ada di UMKM Center BHC ini dalam rangka mempromosikan kuliner khas yang ada di wilayah masing-masing.
” Jadi nanti diharapkan dengan adanya etalase yang sudah disiapkan, 15 Kabupaten/Kota harus mengambil ruang tersebut dapat rangka mempromosikan kekayaan kuliner yang ada khas wilayahnya masing-masing agar para pengunjung juga tahu kalo Provinsi Lampung ini juga kaya akan produk UMKM,” sebutnya.
Ditempat yang sama, Sekretaris Daerah Lampung Selatan Thamrin menyampaikan, dalam hal pembangunan gedung UMKM Center dari sisi tingkat keamanan harus menjadi prioritas utama. Yang mana tidak menutup kemungkinan nantinya akan banyak anak sekolah yang berkunjung karena BHC juga dilengkapi dengan fasilitas edukasi.
“Dengan adanya taman budaya yang ada di proyek BHC ini, nantinya pasti akan banyak anak-anak sekolah yang akan berkunjung dengan antusias karena suasana baru kan, maka saya berpesan tingkat keamanan gedungnya untuk lebih diperhatikan lagi demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” pintanya.
Dirinya juga menerangkan, dalam pembangunan BHC ini diharapkan masyarakat sekitar untuk dapat dilibatkan. Hal tersebut mengantisipasi sikap masyarakat yang nanti dapat timbul dikemudian hari.
“Seperti Pak Bupati bilang, jangan sampai Bakauheni Harbour City berdiri, kita hanya jadi penonton tidak berkontribusi apa-apa. Jadi masyarakat sekitar harus dilibatkan misalnya dari kepala desa atau aparatur desanya ataupun juga warga yang nantinya mereka juga akan bangga membangun tempat yang begitu luar biasa ini,” terangnya.
