“Ke depan, kegiatan Binrohtal ini akan menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap dua minggu sekali. Harapannya, nilai-nilai kebersamaan, kasih sayang, dan profesionalisme dapat terus terjaga di lingkungan kerja,” jelasnya.
Pada pelaksanaan perdana, kegiatan Binrohtal mengusung tema “Surga Kasih Sayang di Lingkungan Kerja”, yang menitikberatkan pada pentingnya membangun hubungan kerja yang saling menghargai, penuh empati, serta dilandasi semangat kebersamaan.
Melalui tema tersebut, para peserta diajak untuk memperkuat nilai-nilai spiritual dalam menjalankan tugas sehari-hari, sehingga tercipta suasana kerja yang lebih positif dan produktif.
Fahrudin menilai bahwa penguatan aspek mental dan spiritual sangat penting dalam mendukung kinerja aparatur, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Dengan pembinaan spiritual yang baik, diharapkan aparatur dapat menjalankan tugas dengan lebih ikhlas, penuh tanggung jawab, serta menjunjung tinggi nilai integritas dalam bekerja,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa program Binrohtal sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara yang menekankan pembangunan birokrasi yang berintegritas, humanis, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Menurutnya, penguatan nilai-nilai keagamaan di lingkungan kerja dapat menjadi fondasi penting dalam membentuk budaya kerja yang lebih baik di lingkungan pemerintahan.
“Program ini juga sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo Utara dalam membangun birokrasi yang berintegritas, humanis, dan memiliki orientasi pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.
