HomeNews

Tiga Warga Ditahan, Ibu di Asparaga Pertanyakan Laporan yang Tak Diproses Polsek

Namun, permintaan tersebut tidak digubris. Yasin disebut tetap berusaha masuk lebih jauh ke dalam rumah Hani.

Bimo kemudian keluar dari kamar dan ikut meminta Yasin meninggalkan rumah. Tetapi, situasi justru semakin memanas hingga terjadi cekcok.

Keributan Memanas, Sejumlah Anggota Keluarga Terlibat

Menurut keterangan Hani, Bimo menjadi pihak pertama yang mendapat perlakuan kasar. Ia disebut ditarik hingga pakaiannya robek dan terjatuh. Bimo kemudian mengalami luka pada bagian kaki akibat benturan.

Melihat kondisi tersebut, Lukman Masengi, anak tertua Hani, langsung mengangkat Bimo dan memintanya masuk kembali ke dalam rumah.

Lukman juga meminta Yasin meninggalkan lokasi. Bahkan, ia sempat meminta anak Yasin agar membawa ayahnya pulang. Namun, menurut Hani, Yasin tetap bertahan dan terus berontak.

Hani yang melihat situasi semakin tidak terkendali kemudian berusaha melerai. Namun, ia mengaku justru didorong keras oleh Yasin.

Fadel juga berusaha menghentikan keributan. Akan tetapi, menurut keterangan Hani, Fadel justru mendapat pukulan dari Yasin.

Melihat keluarganya berada dalam situasi tersebut, Bimo kemudian keluar dari rumah dan melakukan perlawanan dengan memukul Yasin.

Keributan akhirnya berusaha dihentikan oleh anggota keluarga lainnya, termasuk Fadel Masengi dan Medi K Bahi.

Tiga Orang Ditahan, Hani Pertanyakan Proses Hukum

Perkara tersebut kemudian bergulir ke kepolisian.

Hani menyebut Fadel Masengi, Bino Masengi dan Medi K Bahi telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak Polsek Tolangohula. Ketiganya juga disebut telah ditahan sejak 21 September 2026.

Bagikan:   
Exit mobile version