Definitif.id, Gorontalo Utara – Kritik tajam dilontarkan oleh Lifain Buyunggadang, yang akrab disapa Ayi Waras, terhadap Penjabat (Pj) Bupati Gorontalo Utara, Sila Botutihe. Menurut Ayi Waras, Pj bupati tidak sesuai dengan azas sila kedua, yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab.
Hiruk pikuk yang terjadi di Gorontalo Utara belakangan ini diketahui terkait dengan masalah pengelolaan pemerintahan daerah yang ia nilai amburadul. Banyak hak-hak ASN maupun honorer yang tidak terbayarkan, begitu pula dengan pihak ketiga, para kontraktor dana alokasi umum (DAU).
“Keadilan dan adabnya terhadap rakyat Gorontalo Utara tidak terlihat, di satu sisi, banyak yang menagih hak mereka, di sisi lain ada OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang melakukan kegiatan seremonial yang tidak memiliki azas manfaat. Di mana keadilan ibu penjabat?” tanya Ayi.
Ayi Waras juga menyoroti janji penjabat beberapa bulan lalu untuk membayar hak-hak anggota DPR purna tugas, yang hingga kini belum terbayarkan. “Dimana adabnya penjabat?” tanya Ayi Waras lagi.
Ayi Waras berharap, agar di sisa masa kepemimpinannya Pj Sila harus lebih fokus terhadap hal-hal yang menyangkut hak orang, sehingga tidak ada kesan buruk terhadap kepemimpinan setelah selesai melaksanakan tugasnya di Gorontalo Utara.
