Kendati terus dipersulit dalam perizinan dan belum mendapat respons dari Pemerintah Kota (Pemkot) Medan, jemaat mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang menghambat izin gerejanya.
“Kami sudah 16 kali beribadah di depan Kantor Wali Kota Medan ini. Namun belum diterge (mempan) karena sampai saat ini belum pernah ada respons belum didatangi dan tidak ditanya,” ujarnya.
Pdt Octavianus meminta dan menegaskan kepada Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution supaya menjalankan konstitusi dengan baik dan benar. Ia berharap supaya Wali Kota melakukan konstitusi seperti yang disampaikan Presiden RI Joko Widodo.
Pihaknya juga tidak mengharap banyak atau di prioritaskan, hanya meminta supaya Pemkot Medan menjalankan konstitusi negara dengan baik.
“Harapan kami, yang masih punya hati dan mau menjalankan konstitusi negera seperti disampaikan Presiden Joko Widodo lakukanlah apa yang menurutnya baik. Kami tidak mengharapkan lebih dan saya meminta lakukan konstitusi, kami tidak minta di perioritaskan atau dianakemaskan. Kami hanya meminta pemerintah lakukan konstitusi,” ujarnya.
Dia menyampaikan, jika tidak ada respons dari Pemkot Medan, maka minggu depan pihaknya tetap melaksanakan ibadah di depan Kantor Wali Kota, karena saat ini mereka ditolak terus beribadah di tempat semula. (Alexander)
