Fraksi juga menyoroti lonjakan anggaran pada Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), dan mendorong agar dilakukan audit terhadap pos anggaran tersebut guna memastikan efisiensi dan akuntabilitasnya.
Lebih lanjut, fraksi memberikan masukan terkait penyempurnaan metodologi proyek silfat agar lebih berbasis data MIL (Management Information Layer). Tak hanya itu, mereka juga mendorong penetapan sistem peringatan dini sebagai upaya mempercepat eksekusi anggaran dan meningkatkan efisiensi pengelolaan keuangan daerah.
“Semua rekomendasi ini bertujuan agar belanja daerah lebih efektif dan tepat guna untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Fitri.
