“Keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Jika masyarakat saling menjaga dan saling mengingatkan, maka suasana Ramadhan bisa berjalan dengan aman dan penuh kekhusyukan,” jelasnya.
Selain persoalan keamanan, Hendra juga menyoroti potensi fluktuasi harga bahan pangan yang kerap terjadi menjelang dan pada awal bulan Ramadhan. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying yang dapat memicu kenaikan harga di pasar.
“Kami di DPRD akan terus melakukan pengawasan terhadap distribusi bahan pokok di pasar. Stok pangan di daerah ini masih dalam kondisi aman, sehingga masyarakat tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan,” katanya.
Ia menegaskan bahwa belanja secara bijak dan sesuai kebutuhan akan membantu menjaga stabilitas harga di pasar serta memastikan ketersediaan bahan pokok bagi seluruh masyarakat.
“Belanjalah secukupnya sesuai kebutuhan rumah tangga. Jangan sampai ada penumpukan barang karena kepanikan, sebab hal itu justru bisa berdampak pada kenaikan harga dan merugikan masyarakat lainnya,” tambah Hendra.
Di sisi lain, Hendra juga mengingatkan pentingnya menjaga toleransi dan keharmonisan antarumat beragama selama bulan Ramadhan. Ia berharap suasana bulan suci dapat menjadi momentum memperkuat persaudaraan serta menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama.
Menurutnya, masyarakat yang memiliki kelebihan rezeki diharapkan dapat memperbanyak kegiatan sosial, seperti berbagi kepada anak yatim, kaum dhuafa, serta warga yang membutuhkan.
