“Semua tantangan tersebut mampu diatasi oleh Ismet dengan berbagai terobosan, kreativitas, dan inovasi yang solutif,” tambah Alim. Salah satu kunci keberhasilan Ismet selama menjabat sebagai Bupati selama tujuh tahun adalah kepemimpinannya yang responsif dan humanis, mampu merangkul semua komponen masyarakat Bone Bolango. Kepada lawan politiknya, Ismet tidak pernah menaruh dendam, dan kepada bawahannya, ia senantiasa memberikan motivasi, kepercayaan, dan perlindungan.
Ismet dikenal sebagai pemimpin yang selalu membuka diri kepada masyarakat, sering turun langsung untuk menyapa warga, petani, nelayan, dan peternak. Julukan “Si Gembala Sapi” diberikan kepadanya sebagai bentuk pengakuan atas keberpihakannya yang luar biasa terhadap petani dalam meningkatkan pendapatan melalui beternak sapi. Hingga kini, kenangan tentang kepemimpinan Ismet yang karismatik dan berkarakter kuat masih membekas di hati masyarakat Bone Bolango.
Mohammad Alim menegaskan, belum ada pemimpin yang mampu menandingi marwah dan spirit kepemimpinan Ismet Mile di Bone Bolango. Warisan kepemimpinan Ismet yang abadi tetap tersimpan dalam memori masyarakat, berkat jiwa dan seni kepemimpinannya sebagai pamong dan birokrat tiga zaman yang penuh pengalaman dan dedikasi. (Team Redaksi)
