“Kami dari PJS Gorontalo akan mengawal persoalan ini. Kami akan mendampingi sahabat kami untuk melaporkan diskriminasi terhadap wartawan ini. Jika tidak ada tindak lanjut, kami tidak mengancam, tapi kami memperingati agar semua hal-hal yang memang tidak bisa dibuka akan terbuka di muka publik.” Tegas Jhojo
Peristiwa ini memicu solidaritas dari berbagai komunitas jurnalis di Gorontalo dan sekitarnya, yang mendesak pihak berwenang segera mengambil langkah nyata dalam menegakkan keadilan untuk kebebasan Pers di Gorontalo. (Rls-PJS)
