Bahtiar menuturkan, bahwa kejadian tersebut baru diketahui setelah anaknya yang biasanya setelah pulang sekolah langsung bermain di lapangan, namun saat itu hanya mengurung diri di kamar dan tak mau keluar hingga malam sekitar jam 06.20.
Melihat anaknya tak seperti biasanya, istrinya Marlina Rahman langsung bertanya beberapa kali apa yang dialami anaknya, dan setelah didesak oleh istrinya baru kemudian anaknya mengungkapkan kejadian yang dialaminya.
Mendengar pengakuan anaknya, istri Bahtiar langsung mengajak anaknya untuk melapor di Polres Gorontalo dan langsung dilakukan visum.
Akibat dari kejadian tersebut, MFBL mengalami trauma dan hingga saat ini Senin (12/02/2024) belum bisa masuk sekolah karena masih merasa sakit di bagian paha dan badannya. Hingga berita ini tayang, korban MFBL kembali dibawa ke dokter dikarenakan suhu tubuh yang meningkat dan keadaannya yang masih lemas. (Fery Ismail)
