HomeNews

Pukulan serta Makian Warnai Proses BAP ke-6 Aktivis yang Demo PT. Gorontalo Mineral

Definitif.id, Gorontalo – Lion Hidjun, satu dari enam Aktivis yang dilaporkan oleh pihak Kepolisian di Polda Gorontalo ceritakan proses Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang mereka alami di Kantor PT. Gorontalo Mineral (GM).

Usai aksi di PT. GM ricuh, Lion selaku Koordinator Lapangan (Korlap) diamankan oleh pihak Kepolisian. Dan usai dirinya diamankan, 5 temannya menyusul.

“Unjuk rasa pertama dan kedua tidak ada kericuhan yang terjadi. Aksi ketiga pun tidak kami desain untuk ricuh, namun kericuhan itu terjadi diakibatkan adanya penyusup yang kami duga ada demo lawanan yang dibayar oleh pihak GM,” kata Lion di ruang tunggu Subdit 1 Polda Gorontalo, Rabu (23/08/2023).

Lion Hidjun saat diwawancarai oleh Awak Media. (Foto: Khalid)

“Setelah kericuhan itu, ada enam Aktivis yang ditangkap oleh pihak Kepolisian dan salah satunya saya. Kami dipukul, mata dan kaki kami dilakban, hal tersebut menurut kami tidak manusiawi. Saat ini pun kami diundang oleh pihak Polda Gorontalo untuk dimintai keterangan,” lanjutnya.

Lion menjelaskan, pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak Kepolisian yang berlangsung di kantor PT. GM tersebut berlangsung selama 10 jam.

“Dari 10 jam pemeriksaan itu, ada sekitar 6 jam kami diperlakukan tidak manusiawi, dikeluarkan pakaian, dipukul, dicambuk, diludahi dan dicaci maki. Kami tidak bisa melihat siapa yang melakukan itu, karena mata kami ditutup, dan kami tidak ada melakukan perlawanan, baik dari awal ditahan sampai dikeluarkan,” ungkap Lion.

Bagikan:   
Exit mobile version