Erlin juga menyoroti pentingnya pengawasan ketat terhadap distribusi solar subsidi agar tepat sasaran dan tidak lagi dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk kepentingan pribadi maupun kelompok.
Ia menilai, kelangkaan solar subsidi di Gorontalo telah berdampak besar terhadap aktivitas ekonomi masyarakat dan mengganggu stabilitas sektor transportasi serta distribusi barang.
“Mahasiswa hadir untuk mengawal kepentingan rakyat. Kami ingin memastikan solar subsidi benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak menerima, bukan dikuasai mafia BBM,” tambahnya.
Dalam poin fakta integritas tersebut juga ditegaskan bahwa seluruh pihak siap menerima sanksi moral, administratif hingga hukum apabila terbukti terlibat dalam praktik penyalahgunaan solar subsidi.
Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Energi Gorontalo memastikan akan terus melakukan pengawasan serta turun langsung ke lapangan guna memastikan seluruh komitmen yang telah ditandatangani benar-benar dijalankan.
