Meski mendapatkan apresiasi dalam percepatan program, namun Roni menerangkan pemerintah harus menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah yakni Silpa.
“Pemerintah harus cepat ambil langka antisipasi jangan sampai ini sudah jalan. Jadi kami di satu sisi mengapresiasi terhadap kecepatan OPD-OPD,” kata Roni.
“Nah ini kan sementara diaudit jangan sampai Silpa-nya diperkirakan jauh dari kenyataan,” ujarnya.
Menurutnya, TAPD juga tahu akan hal tersebut dan mengakui bahwa program kegiatan ada yang tidak bisa ditutupi dengan Silpa sebesar 30 miliar. (Real-Tim)
