Definitif.id, Gorontalo – Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Daerah (AMMPD) mendesak aparat penegak hukum segera mengusut dugaan penyalahgunaan dana efisiensi APBD Provinsi Gorontalo Tahun Anggaran 2025. Tuntutan itu disuarakan dalam aksi damai di halaman Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Gorontalo, Senin (11/08/2025).
Koordinator Lapangan AMMPD, Taufiq Buhungo, menilai pemerintah telah keliru mengalokasikan dana efisiensi yang semestinya digunakan untuk pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pengendalian inflasi.
“Alih-alih untuk kepentingan publik, dana ini justru dipakai membeli tiga mobil dinas pejabat senilai Rp1,53 miliar dan memberikan anggaran pariwisata kepada Ikatan Motor Indonesia (IMI) Gorontalo melalui Dinas Pariwisata. Ini pengkhianatan terhadap amanah rakyat,” tegas Taufiq dalam orasinya.
Usai berorasi, AMMPD melalui Taufiq Buhungo menyerahkan laporan resmi kepada pihak Kejati Gorontalo. Mereka berharap laporan tersebut segera ditindaklanjuti secara transparan, merujuk pada ketentuan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 900/833/SJ. Aturan tersebut mengarahkan agar hasil efisiensi anggaran diprioritaskan untuk program strategis, seperti peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan, pembangunan infrastruktur dasar, penanggulangan kemiskinan, serta pengendalian inflasi daerah.
AMMPD menegaskan akan terus memantau perkembangan penyelidikan dan siap menggelar aksi lanjutan bila tuntutan mereka diabaikan.







