Definitif.id, Gorontalo Utara – Aktivitas warga di Kecamatan Anggrek lumpuh sejak listrik padam pada Jumat (7/11/2025) dini hari, dan hingga kini belum ada penjelasan resmi dari PLN. Kondisi berkepanjangan ini memicu kritik dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gorontalo Utara, Windra Lagarusu.
Windra menilai PLN tidak menunjukkan transparansi dalam memberikan informasi kepada masyarakat. Ia mengatakan pemadaman yang berlangsung hampir satu hari penuh tanpa pemberitahuan resmi sangat merugikan warga.
Menurutnya, PLN seharusnya memberikan penjelasan terlebih dahulu jika terjadi insiden atau kerusakan jaringan.
“Kalau memang ada kerusakan atau insiden tidak terduga, itu wajib diumumkan melalui media sosial agar masyarakat tidak bertanya-tanya kenapa listrik padam,” tegasnya.
Windra juga mengingatkan bahwa PLN sebagai penyedia layanan publik tidak boleh melakukan pemadaman tanpa alasan yang jelas.
“PLN harus menyampaikan alasan teknis pemadaman dan memberikan kepastian kapan listrik di Anggrek akan kembali menyala,” ujarnya.
Ia berharap PLN segera memberikan klarifikasi resmi agar masyarakat memperoleh kejelasan.
“Saya minta pemadaman listrik di Kecamatan Anggrek ini segera diakhiri supaya aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat bisa normal kembali,” tutupnya.
Hingga berita ini diterbitkan, PLN belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab pemadaman listrik di Kecamatan Anggrek.








