Definitif.id, Sangihe – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kepulauan Sangihe terus menggenjot realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi pelayanan persampahan.
Kepala DLH Kabupaten Kepulauan Sangihe, Christine Makagansa, mengatakan upaya meningkatkan realisasi PAD tersebut terus dilakukan hingga saat ini.
Hal itu disampaikan Christine saat berbincang dengan awak media, Jumat (18/9/2026).
“Untuk realisasi PAD yang bersumber dari retribusi sampah, itu terus kami genjot sampai saat ini,” ungkap Christine.
Ia mengakui, target PAD dari sektor retribusi sampah yang ditetapkan mencapai sekitar Rp900 juta. Namun, hingga September 2026, realisasinya baru mencapai sekitar 44 persen.
“Bukan mencari alasan, karena saya di sini baru masuk bulan Maret. Namun demikian, untuk realisasinya terus kami genjot. Paling buruk, sampai akhir tahun kami berharap minimal mencapai 80 persen,” ujarnya.
Menurut Christine, salah satu kendala dalam meningkatkan realisasi retribusi sampah adalah masih perlunya penguatan informasi kepada masyarakat mengenai kewajiban dan mekanisme pembayaran retribusi tersebut.
Karena itu, DLH Sangihe kini memperluas sosialisasi dengan melibatkan pemerintah kelurahan hingga berbagai lingkungan masyarakat, termasuk gereja dan masjid.
“Untuk saat ini, kami telah melakukan sosialisasi, baik melalui pemerintah kelurahan sampai ke gereja dan masjid,” jelasnya.
Christine berharap target PAD dari sektor retribusi sampah dapat terus dikejar hingga akhir tahun. Di sisi lain, DLH juga memastikan pelayanan persampahan tetap berjalan dengan menyesuaikan kemampuan dan ketersediaan anggaran.








