HomeNews

Ada Dugaan Penyelewengan Anggaran 1.8 Miliar, Diskopumdag Tak Bisa Jelaskan Pengunaannya

Definitif.id, Banyuwangi – Dugaan penyelewengan anggaran kegiatan pelatihan kerja yang dilakukan oleh Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskopumdag) Kabupaten Banyuwangi menjadi sorotan publik.

Lembaga Diskusi LITERASI melakukan kajian dan menemukan adanya dugaan kebocoran anggaran yang mencapai hampir 2 Miliar Rupiah itu di beberapa kegiatan pelatihan kerja yang dilakukan pada tahun 2020 saat pandemi Covid-19 melanda.

Dari hasil kajian, LITERASI menemukan ada kurang lebih 24 kegiatan pelatihan yang diduga fiktif dan sudah dipertanggungjawabkan di dalam APBD.

Kordinator LITERASI, Yahya Umar mengatakan, bahwa anggaran yang dihabiskan untuk kegiatan tersebut mencapai 1.8 Miliar Rupiah atau bahkan lebih.

“Dari data yang kami peroleh ada sekitar 24 kegiatan yang diduga fiktif alias bodong, jika ditotal kegitan tersebut menghabiskan anggaran sekitar 1.8 Miliyar bahkan bisa lebih,” ucapnya.

Namun, Diskopumdag Banyuwangi tidak memberikan penjelasan dan jawaban terkait dugaan penyelewengan anggaran tersebut.

Kepala Diskopumdag Banyuwangi Nanin Oktaviani

Meski sudah dimintai klarifikasi berkali-kali dalam bentuk surat ataupun lisan, Kepala Diskopumdag Banyuwangi Nanin Oktaviani terus beralasan harus ada persetujuan dari pimpinan. Bahkan Nanin Oktavianti mengatakan, dirinya tidak bisa memberikan penjelasan secara detail dan tidak bisa menunjukkan data jika tidak ada perintah dari pimpinan.

“Kalau pimpinan belum memberikan perintah untuk memberikan penjelasan dan data yang dimaksud, kami tidak bisa memberikan, karena setiap laporan keuangan harus pemberitahuan kepada Sekda,” ucap Nanin ditemui di kantornya.

Masyarakat sendiri semakin curiga terkait dengan adanya dugaan permainan dari tingkat staf hingga Bupati itu. Kondisi tersebut mengingatkan kasus korupsi makan minum (mamin) fiktif NH yang dilakukan di saat pandemi Covid-19.

Oleh karena itu, masyarakat pun berharap agar aparat penegak hukum dapat melakukan investigasi secara serius terhadap dugaan penyelewengan anggaran tersebut untuk mengungkap kebenaran dan menindak tegas pelaku jika memang terbukti melakukan tindakan korupsi. (Gung)

Bagikan:   
Exit mobile version