“Saya berharap pihak berwenang, termasuk Polres Pohuwato, dapat bertindak tegas terhadap ancaman ini dan memastikan keselamatan para jurnalis yang bekerja demi kepentingan publik,” lanjutnya.
Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak kepolisian mengenai ancaman tersebut. Namun, insiden ini semakin menambah daftar panjang ancaman terhadap kebebasan pers dan keselamatan jurnalis di Indonesia, terutama bagi mereka yang berani mengangkat isu-isu sensitif seperti penambangan ilegal.
Kasus ini juga menjadi sorotan di kalangan aktivis lingkungan dan pengamat hukum, yang mendesak adanya penegakan hukum yang lebih tegas terhadap praktik PETI dan perlindungan bagi jurnalis yang berisiko terancam karena pekerjaan mereka.







