Thariq menuturkan, bahwa dikarenakan peta dan dokumen tersebut sangatlah penting sehingga Pemda mengikutkan para ahli dan Pemerintah Provinsi dalam pemaparan dan penyusunan tersebut.
”Kehadiran tim ahli yang juga melakukan pemaparan, begitu juga dari Pemerintah Provinsi Gorontalo diyakini akan memberikan satu manfaatkan besar bagi tersusunnya sebuah peta kerawanan dan ketahanan pangan, makanya OPD teknis saya harap memberikan data yang valid terhadap kajian-kajian,” ucap Bupati.
Hal tersebut sangat penting, karena menurut Bupati, dokumen tersebut harus didasarkan pada data-data, seperti sumber pangan, data-data yang menunjukkan kebutuhan pangan, termasuk akses pangan selama ini.
“Harus jelas terang-benderang. Supaya dokumen yang akan dilahirkan benar-benar sebuah peta. Namanya peta itu tidak bikin tersesat. Justru, kalau tidak pakai peta bisa tersesat,” ujarnya.
Bupati Thariq pun berharap dan meminta kepada OPD agar memberikan data-data yang valid untuk dilakukan dianalisis sehingga melahirkan sebuah dokumen peta kerawanan dan ketahanan pangan yang benar – benar bisa dipertanggungjawabkan. (Indra)







