Definitif.id, Kabupaten Gorontalo – GT (15), siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Gorontalo, yang menerima aksi brutal dari lima temanya hingga dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dunda Limboto, kini mendatangi Polres Gorontalo.
Kedatangan GT (15) yang didampingi ayahnya WT (44) itu, guna melaporkan dugaan pengeroyokan yang dilakukan oleh lima rekan sekolahnya.
“Jadi, hari ini kami secara resmi melaporkan dugaan pengeroyokan terhadap anak kami saat berada di dalam sekolah ke Polres Gorontalo,” ungkap WT (44) pada Awak Media, Jumat (13/10/2023) malam.
“Saya rasa, orang tua manapun pasti tidak mau dan tidak bisa terima jika anaknya diperlukan seperti itu,” lanjutnya.
WT (44) pun menjelaskan, kenapa dirinya baru melakukan pelaporan ke pihak kepolisian saat ini, dikarenakan masih fokus pada kesehatan anaknya GT (15) yang saat itu dirawat di Rumah Sakit.
“Jadi pada hari Senin (09/10/2023) usai menerima perlakuan itu, anak saya dilarikan ke Rumah Sakit oleh pihak sekolah, kalau tidak keliru menggunakan mobil Kepala Sekolah. Kenapa baru hari ini saya melapor, karena kesehatan anak saya yang terpenting,” tegasnya.
Langkah hukum di tempuh WT (44) guna mendapatkan keadilan, bahkan ia pun mengatakan jika nanti ada upaya damai dari pihak keluarga terduga pelaku, ia tidak menutup diri.
“Pada intinya, di sini tidak ada saling mempersulit, kita sama-sama orang tua pasti mencari solusi yang terbaik untuk anak kita,” tutupnya.
Untuk informasi, saat ini GT (15) masih dalam perawatan jalan oleh pihak dokter, kepala bagian belakangnya pun saat ini masih sakit.
Penulis: Khalid Moomin
