“Pasien terbiasa dengan kondisi ini, apakah kita akan terus menikmati keluhan ini tanpa solusi? Kemarin rumah sakit mengumumkan PAD kurang lebih Rp20 miliar, apakah itu tidak bisa jadi prioritas untuk penanganan air bersih?” tanya Windra.
Di akhir penyampaiannya, Windra menegaskan kembali bahwa persoalan air bersih harus menjadi perhatian utama pemerintah daerah.
“Saya selalu emosi kalau menyampaikan ini, sampai suara saya turun, Pak Bupati. Karena ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat dan pasien rumah sakit,” tandasnya.
