“Tantangan generasi mendatang sangat luar biasa. Karena itu, dibutuhkan basis landasan dakwah yang kuat. Masjid adalah titik awal berpijak yang paling utama untuk mencetak SDM berkualitas,” tegasnya.
Ia berharap Masjid Cahaya Madani bersama kawasan pesantren yang direncanakan dapat berkembang menjadi pusat pendidikan keagamaan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam pembentukan generasi muda.
Pemkab Gorontalo, lanjut Sofyan, juga membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak untuk mendukung pengembangan kawasan tersebut. Kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo maupun unsur lainnya dinilai penting agar pembangunan pendidikan dan syiar Islam dapat berjalan secara berkelanjutan.
Sementara itu, perwakilan panitia pembangunan Cahaya Madani di Indonesia, khususnya Gorontalo, KH. Rustang, Lc., MA, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Gorontalo.
Dukungan tersebut, terutama dalam proses pengurusan izin pembangunan pesantren, dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam memuluskan rencana pengembangan kawasan pendidikan Islam tersebut.
Pembangunan Masjid Cahaya Madani pun diharapkan menjadi langkah awal dari lahirnya kawasan pendidikan yang bukan hanya mencetak generasi berpengetahuan, tetapi juga memiliki fondasi keagamaan, karakter, dan kepedulian terhadap masyarakat.
