HomeNews

Miris, Ajudan Bupati Boltim Diduga Telantarkan Anak Selama 12 Tahun

“Memang benar anaknya ditelantarkan. Kami sebenarnya hanya berkeinginan agar ayahnya membuat akta kelahiran untuk kepentingan sekolahnya, namun sampai saat ini tidak pernah dibuat. Parahnya, dari masih bayi sampai dengan umur 12 tahun, anaknya tidak pernah diberikan nafkah, hanya pernah memberikan uang belanja lebaran saat anaknya berumur 9 tahun sampai umur 11 tahun, nominal yang diberikan selama 3 tahun itu 1,6 juta, alasannya dia takut dengan istri keduanya,” ungkap Amila.

Amila pun menambahkan, bahwa dikala anaknya mendapatkan juara disekolah, FM sering kali berjanji untuk memberikan hadiah namun tak kunjung diberikan.

“Fandra juga pernah mengatakan setiap meminta tanggung jawab atas nafkah kepada anaknya untuk langsung saja menghubungi istri keduanya, namun setiap menghubungi istrinya, hanya kalimat iya tapi tidak ada malah setelah selesai berkomunikasi istri keduanya langsung membuat status di sosial medianya (kenapa menghubungi kami sekarang sudah tidak bisa makan) hingga anak saya mantan istri FM mengatakan berhenti menghubungi orang tua yang tidak ada tanggung jawab itu,” terang Amila

Parahnya, oknum Polisi berpangkat Bripka ini pun kerap membohongi anaknya, dengan mengiming-imingi hadiah jika anaknya mendapatkan prestasi. Sehingga pihak keluarga akan menggugat FM.

“Sering kali dia (FM_red) akali anaknya untuk memberikan hadiah ketika meraih juara di kelas. Sengaja anaknya tidak dibuatkan akta kelahiran agar niatnya untuk tidak memasukan anaknya dalam daftar tanggungan gaji itu tidak ada. Saya hanya minta agar ayahnya itu bertanggungjawab atas anaknya, kami keluarga akan menggugat hak atas anaknya dan meminta kepada kapolres agar aparat seperti dia (FM) dipecat dari polisi,” tegas Amila dengan nada tinggi.

Bagikan:   
Exit mobile version