Definitif.id, Gorontalo – Jalan Trans Sulawesi yang membentang dari Isimu Kabupaten Gorontalo hingga ke Kabupaten Gorontalo Utara, merupakan salah satu penghubung antara Sulawesi Utara-Gorontalo dan Sulawesi Tengah-Gorontalo yang menjadi jalur pilihan masyarakat dari dan keluar Gorontalo.
Selain hal itu, ruas jalan tersebut juga memiliki peran sentral sebagai salah satu penggerak pergerakan ekonomi logistik, seperti angkutan membawa sembako dan barang expedisi.
Namun cukup disayangkan, masih terdapatnya lubang di struktur jalan yang rusak yang hingga saat ini belum dilakukan perbaikan oleh pihak penanggungjawab pemeliharaan jalan dalam hal ini Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN) Gorontalo yang juga di bawah pengawasan langsung Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN). Hal ini disampaikan Rahmat Mamonto salah satu Aktivis di Gorontalo.
Rahmat sangat mengkritisi terkait masih terdapatnya lubang jalan yang hanya di biarkan sudah berbulan-bulan bahkan sudah hampir setahun tak dikerjakan oleh pihak P2JN melalui pihak ketiga.
Rahmat menambahkan, selain hal tersebut, pada jalan yang telah dikerjakan oleh pihak ketiga terdapat pekerjaan yang hingga saat ini belum diselesaikan yaitu bahu jalan yang menurutnya bisa menyebabkan terjadinya kecelakaan.
Menurut Rahmat, belakangan ini ruas jalan dari arah Manado-Gorontalo terus dilakukan pemeliharaan dan pengerjaan oleh pihak ketiga, namun sangat disayangkan bahu jalan yang salah satunya ada di Desa Iloponu Kecamatan Tibawa sudah kurang lebih 3 bulan belum dilakukan pengecoran ataupun penimbunan bahu jalan.
