HomeNews

Pemda Gorut Diproyeksi Defisit Anggaran 2023, Roni Imran: Kita Masih Ada Penyelarasan dengan TAPD

Wakil Ketua DPRD Gorut, Drs. H. Roni Imran. (Foto: AFS/Definitif)

Definitif.id, Gorontalo Utara – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), Drs. H. Roni Imran, menyatakan bahwa defisit Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Gorut untuk tahun 2023 masih terlalu tinggi.

“Catatan untuk APBD itu sudah clear pembahasannya, hanya memang defisit kita terlalu tinggi,” ucap Roni Imran, pada Senin (28/11/2023) lalu.

Roni Imran yang juga merupakan Ketua Partai Nasdem Kabupaten Gorut bahwa awalnya defisit APBD Gorut sebanyak Rp. 91 miliar, namun berkurang karena adanya dana luncuran DPAL (Dokumen Pelaksanaan Anggaran Lanjutan) untuk tahun 2023, termasuk untuk cicilan dana PEN.

“Jadi kurang lebih Rp. 41 miliar rupiah, yang dilanjutkan di tahun 2023, termasuk juga pembiayaan yang kurang lebih 16 miliar rupiah untuk cicilan PEN dan penyertaan modal,” urainya

Defisit yang masih tinggi itu, kata Roni, sudah melebihi dari ketentuan dalam Peraturan Menteri Keuangan.

“Tapi TAPD (Team Anggaran Pemerintah Daerah_red) yakin itu bisa ditutup dengan sumber Silpa tahun 2022 ini,” ucapnya.

Namun silpa tahun 2022 itu Rp50 miliar sudah bermerek, yakni untuk proyek dana PEN, dan beberapa juga dari Dinas Kesehatan seperti DAK Rumah Sakit Pratama Tolinggula sebanyak Rp8 miliar.

“Dengan begitu, kita masih akan ada penyelarasan bersama TAPD, hari ini untuk terakhir kali,” pungkas Roni Imran (Rls-Team)

Bagikan:   
Exit mobile version