Amin menambahkan, saat ini siswa-siswi Gorut sangat membutuhkan transportasi yang aman dan murah dikarenakan moda transportasi di Gorut masih sangat terbatas, sehingga siswa-siswi tak jarang menumpang di kendaraan pribadi hingga menumpang di mobil bak terbuka, bahkan kendaraan jenis tronton pun jadi tumpangan mereka sehingga keselamatan siswa-siswi tersebut dipertaruhkan.
Amin melanjutkan, bahwa dirinya mengingat kejadian beberapa tahun yang lalu ketika ada siswi yang kemudian dilecehkan di dalam truck oleh oknum sopir ketika menumpang pulang dari sekolah, dan mengakibatkan beberapa siswa yang ikut menumpang namun duduk di bak mobil terjatuh dari truk tersebut.
Lebih lanjut Amin pun berharap, agar Bupati Gorut bisa segera mengevaluasi dan mengkaji kembali penggunaan bis sekolah yang digunakan bukan pada porsinya demi memastikan bahwa aset publik tersebut benar-benar digunakan sesuai dengan tujuan awalnya, yaitu untuk mendukung pendidikan di wilayah Gorut.
“Saya minta Pak Bupati agar melakukan evaluasi dan mengkaji kembali penggunaan mobil bis sekolah oleh Dinas Perhubungan yang saat ini penggunaan bis sekolah tersebut bukan untuk kepentingan siswa agar penggunaan aset daerah tersebut dapat digunakan sebagaimana mestinya,” pungkas Amin.







