Dalam kesempatan tersebut, Iwan turut mengajak siswa membiasakan budaya senyum, salam, sapa, sopan, dan santun. Nilai tersebut, kata dia, perlu diterapkan bukan hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
Ia kemudian meminta siswa tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan dalam belajar. Tantangan, menurutnya, merupakan bagian dari proses pembentukan diri menuju keberhasilan.
“Jangan mudah mengeluh dan menyerah. Jadikan setiap kesulitan sebagai pengalaman untuk belajar dan memperbaiki diri,” tegasnya.
Menutup arahannya, Iwan menitipkan para siswa kepada tenaga pendidik agar terus mendapatkan bimbingan, baik dalam bidang akademik maupun pembentukan karakter.
Apel tersebut sekaligus menjadi penanda dimulainya proses belajar mengajar Tahun Ajaran 2026/2027 di SMP Negeri 2 Kabila.








