“Tidak bisa dipungkiri, penyampaian Pak Ketua kemarin itu bahwa hasil survey PPP itu, jujur saja, menempati urutan pertama, sehingga ada peluang terbesar dari Dapil Kota Tengah-Sipatana, khususnya Kota Gorontalo itu kita bisa untuk menguasai kursi pimpinan. Untuk Sipatana sendiri saya punya target untuk memperoleh kursi, jangankan kursi terakhir, kursi kedua saja untuk Kota Tengah ini saya targetnya 3000 suara. Kalau Pak Ketua (Rivai Bukusu) targetnya 6000 suara maka saya 3000, kalau itu riil, berarti sudah 9000, belum lagi ada Caleg-caleg yang lain,” jelas Suryadi.
Ia menambahkan, bahwa PPP punya target untuk menang, urusan belakangan dapat berapa kursi. Kalau Ketua DPC menargetkan untuk menguasai Parlemen, berarti dirinya harus betul-betul bekerja, sebagaimana bisa menguasai Parlemen dengan turun langsung ke Masyarakat.
“Alhamdulillah setiap kita sosialisasi itu selalu membagikan sembako, kalau sembako itu pastinya orang berpikir bahwa ada tujuannya. Namun bagi saya, setiap kita sosialisasi itu selalu saya sampaikan bahwa ini bukan menjadi pengikat, ini hanya sebagai bagian berbagi rezeki, urusan belakangan mereka pilih saya atau tidak. Karena apa, semua ini tergantung takdir, walaupun ada orang yang lihat saya belum pernah saya sentuh, namun mereka kenal saya dan Allah gerakkan untuk pilih saya, bisa saja kan, Allah bilang Kun Fayakun, itu keyakinan saya,” sambung Suryadi.
“Saya berharap masyarakat kota Gorontalo menggunakan hak pilih sebaik mungkin, jangan Golput, itu yang terpenting. Yang kedua, biarlah mereka yang memilih dan memilah siapa yang layak mereka pilih pada pesta demokrasi tahun 2024,” tutupnya. (0N4L)








