Berbagai lomba yang digelar selama perkemahan juga menjadi ajang untuk mengukur kemampuan sekaligus membangun solidaritas antarpeserta. Sofyan meminta agar capaian yang diraih tidak berhenti setelah menerima penghargaan, tetapi dijadikan pemicu untuk terus berkembang dan menghasilkan karya yang bermanfaat.
“Saya bangga melihat adik-adik kita yang sudah berprestasi di lomba-lomba yang telah dilaksanakan. Nilai-nilai perjuangan yang kalian tunjukkan hari ini adalah modal utama bagi kemajuan Kabupaten Gorontalo ke depan,” pungkasnya.
Sofyan menegaskan, tantangan menuju Indonesia Emas 2045 tidak ringan. Karena itu, generasi muda harus mulai mempersiapkan diri sejak sekarang dengan membangun karakter, meningkatkan kemampuan dan berani mengambil peran dalam pembangunan.
Perkemahan Pramuka pun diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan tahunan, tetapi menjadi ruang pembentukan generasi Kabupaten Gorontalo yang mandiri, berkarakter, berprestasi dan siap melanjutkan estafet pembangunan daerah.
