Welcome to www.definitif.id | Pasti, Jelas dan Terpercaya | Copyright 2022

Dikala Kabupaten Pohuwato Menjadi Daerah Semi Monarki, Apa Yang Terjadi ?

Oleh : Jhojo Rumampuk

 

Definitif.id, Opini – Istilah “Semi Monarki” mungkin terdengar aneh ketika dikaitkan dengan sebuah wilayah di Indonesia yang menganut sistem demokrasi seperti Kabupaten Pohuwato.

Namun, tidak sedikit yang merasa bahwa label ini semakin relevan untuk menggambarkan situasi politik di Pohuwato saat ini.

Istilah ini merujuk pada gejala politik di mana kekuasaan seolah berputar di kalangan keluarga atau dinasti tertentu, menimbulkan kesan bahwa pemerintahan dijalankan oleh sekelompok kecil elite yang sama, tahun demi tahun.

Fenomena politik dinasti bukanlah hal baru dalam politik Indonesia. Di berbagai daerah, kita melihat fenomena ini, di mana anggota keluarga atau kerabat dekat dari pemimpin yang sedang berkuasa mengambil alih kekuasaan, baik melalui pemilihan langsung maupun penunjukan dalam posisi strategis.

Di Kabupaten Pohuwato, fenomena ini tampak jelas dengan adanya beberapa tokoh politik yang memiliki hubungan kekerabatan yang erat dalam lingkup pemerintahan.

Kesan bahwa kekuasaan terkonsentrasi di tangan keluarga tertentu dapat menimbulkan persepsi bahwa sistem politik di Pohuwato menyerupai struktur semi monarki, di mana kekuasaan dijalankan oleh sekelompok orang yang sama, tanpa memperhatikan prinsip meritokrasi dan kesetaraan.

Situasi seperti ini berpotensi merusak kualitas demokrasi di Kabupaten Pohuwato. Demokrasi seharusnya memungkinkan partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat, dengan kesempatan yang sama bagi semua orang untuk memimpin berdasarkan kemampuan, integritas, dan visi mereka untuk daerah tersebut.

Bagikan: