Definitif.id Gorontalo – Warga Desa Botumoputi, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, mengeluhkan bau menyengat yang diduga berasal dari limbah produksi PT. Tirta Anugrah Tibawa, perusahaan yang bergerak di bidang minuman bermerek Panther.
Keluhan ini diungkapkan oleh salah satu warga, Rahman Datau. Ia mengatakan bahwa aroma tak sedap tersebut paling terasa saat hujan turun.
“Pokoknya kalau hujan turun, baunya sangat menyengat,” ujar Rahman saat ditemui wartawan, Senin (28/07/2025).
Rahman mengaku bau tersebut sudah dirasakan warga sejak awal perusahaan mulai beroperasi. Ia juga menyatakan tidak pernah memberikan persetujuan terkait dokumen izin tetangga.
“Cuma di bagian sana yang tanda tangan, kami di sini tidak,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa dirinya pernah menyampaikan langsung keluhan kepada pihak perusahaan, namun belum membuahkan hasil.
“Sudah pernah saya sampaikan ke Pak Haji, orang dari perusahaan, tapi sampai sekarang masih tetap berbau,” ungkapnya.
Menanggapi keluhan warga, pihak PT. Tirta Anugrah Tibawa melalui perwakilannya yang bernama Nur, menjelaskan bahwa aroma tersebut bukan berasal dari limbah, melainkan dari bahan produksi minuman.
“Ini perusahaan minuman Panther, jadi memang baunya itu bau Panther,” ujar Nur saat dikonfirmasi.
Menurut Nur, bahan baku minuman tersebut seluruhnya didatangkan dari Pulau Jawa dan hanya diracik di Gorontalo.
“Depe bahan baku itu semua dari Jawa, dikirim ke sini. Jadi kita di sini tinggal mencampur dan memasak saja,” tutupnya.








