Welcome to www.definitif.id | Pasti, Jelas dan Terpercaya | Copyright 2022

Dugaan Pungutan Rp1,3 Juta di Sekolah Penerima Revitalisasi Gorut Memanas, Kepsek Sebut Ada Koordinator Pengumpulan Dana

Definitif.id, Gorontalo Utara – Polemik dugaan pungutan sebesar Rp1,3 juta terhadap sekolah penerima program revitalisasi di Kabupaten Gorontalo Utara kembali memanas. Seorang kepala sekolah yang meminta identitasnya dirahasiakan menyampaikan keterangan berbeda dari klarifikasi Kepala Dinas Pendidikan Gorontalo Utara, Abdul Wahab Paudi, dan Isra Said.

Kepada Media, narasumber tersebut mengungkapkan bahwa pengumpulan dana diduga melibatkan koordinator dari masing-masing kelompok satuan pendidikan. Ia juga menyebut permintaan uang disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan.

“Yang koordinir pengumpulan SD itu Ibu Isra Said, untuk TK/PAUD itu Ibu Maya, Kepala TK Ayunda, dan Ibu Suwarni Boky, Kepala Seksi PAUD. Untuk pengembalian, Sekretaris suruh titip sama Ibu Asna. Penyampaian permintaan langsung Kadis. Pertanyaannya, apa yang tidak diakui?” ungkapnya.

Keterangan tersebut menambah persoalan baru di tengah perbedaan penjelasan mengenai asal-usul, mekanisme pengumpulan, dan pengembalian dana yang dipersoalkan.

Sebelumnya, Abdul Wahab Paudi membantah adanya pungutan terhadap sekolah penerima program revitalisasi. Ia menjelaskan bahwa dana yang kemungkinan terkumpul merupakan pinjaman dari sejumlah kepala sekolah untuk memenuhi kebutuhan operasional dinas.

Wahab juga menyatakan bahwa dana pinjaman tersebut telah dikembalikan. Ia beralasan, sejumlah kegiatan dinas, termasuk seleksi calon kepala sekolah, membutuhkan pembiayaan ketika anggaran APBD Perubahan belum tersedia.

Namun, narasumber Media menyampaikan keterangan berbeda. Ia menyebut adanya pihak yang mengoordinasikan pengumpulan dana sekaligus mekanisme yang digunakan untuk mengembalikannya.

Bagikan: