Definitif.id, Jakarta – Litbang Kompas mengadakan survei soal tren pilihan Partai Politik. Survei periodek itu dilakukan melalui tatap muka pada 24 September sampai 7 Oktober 2022. Survei sebelumnya dilakukan sejak Oktober 2019. Sebanyak 1.200 responden dipilih secara acak menggunakan meteode pencuplikan sistematis bertingkat di 34 Provinsi.
Dalam rilisnya, Litbang Kompas menyebut survei tersebut memiliki tingkat kepercayaan 95 persen, dengan margin of error penelitian sebesar kurang lebih 2,8 persen.
Adapun hasil survei Litbang Kompas tersebut terbagi dalam dua kategori, yaitu partai papan atas, dan partai papan menengah dan bawah. Partai papan atas terdiri dari PDIP, Gerindra, Golkar, dan Demokrat. Sementara partai menengah dan bawah adalah PKB, PKS, NasDem, PAN, dan PPP.
PDIP menempati urutan pertama dengan 21,1 persen. Turun sedikit dari tahun 2019 yang meraih 21,8 persen. Posisi kedua ditempati oleh Gerindra dengan 16,2 persen. Pemilih Gerindra naik dari tahun 2019 yang sebesar 13,6 persen.
Hal menarik lainnya adalah Demokrat. Pada survei kali ini, Demokrat berada di urutan tiga dengan hasil survei 14,0 persen. Padahal, pada Oktober tahun 2019, Demokrat berada di posisi empat dengan 4,7 persen.
Demokrat mampu menyalip Golkar yang tahun sebelumnya berada di posisi tiga. Golkar pada tahun 2019 peroleh nilai 7,7 persen, kemudian naik pada saat ini menjadi 7,9 persen.
Menanggapi hal itu, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Gorontalo, Erwin Ismail menyampaikan, bahwa tren kenaikan elektabilitas Partai Demokrat menunjukan kepemimpinan Ketua Umum (Ketum) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sangat efektif dalam menggerakkan kader partai. Dimana, kata dia, partai berlambang Mercy itu terus bergerak memperjuangkan harapan rakyat serta konsistensi ketum AHY memperjuangkan misi perubahan dan perbaikan untuk Indonesia yang lebih maju 2024.







