HomeNews

15 Karung Sianida dari Filipina Ditemukan di Sangihe, Kapolres Tegaskan Usut Tuntas

Foto: Perahu motor yang diamankan polisi karena diduga membawa sianida dari Filipina. (Dokumentasi)


Definitif.id, Sangihe
– Polres Kepulauan Sangihe terus mendalami dugaan penyelundupan 15 karung sianida (CN) dari Filipina. Polisi menemukan bahan kimia berbahaya tersebut di perairan Teluk Lue, Kampung Nanedakele, Kecamatan Nusa Tabukan, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Minggu (1/11/2026).

Kapolres Kepulauan Sangihe, AKBP Rully Robinson Polii, menegaskan komitmennya untuk mengungkap kasus tersebut hingga tuntas. Ia menyampaikan penegasan itu saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (2/11/2026).

“Yang pasti, kasus ini akan kami proses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku hingga tuntas,” tegas Rully.

Untuk memperkuat penanganan perkara, Polres Kepulauan Sangihe juga menjalin koordinasi dengan pihak Kejaksaan. Koordinasi tersebut bertujuan memastikan penyidik menjalankan seluruh proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

“Terkait proses pengusutan, kami berkoordinasi dengan pihak Kejaksaan agar prosesnya sesuai dengan ketentuan hukum,” jelasnya.

Sebelumnya, polisi menemukan 15 karung sianida di dalam sebuah perahu motor atau pambut. Petugas juga menemukan dua anak buah kapal (ABK) berkewarganegaraan Filipina di perahu tersebut.

Polisi kemudian mengamankan seluruh barang temuan sebagai barang bukti. Petugas juga mengamankan kedua WNA tersebut untuk kepentingan penyelidikan.

Rully mengatakan, penyidik kini mendalami dugaan penyelundupan bahan kimia berbahaya tersebut. Polisi juga menelusuri asal-usul sianida, jalur masuk ke wilayah Indonesia, serta pihak-pihak yang kemungkinan terlibat.

“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk mendalami dugaan penyelundupan, serta menelusuri asal-usul, jalur masuk, dan pihak-pihak yang diduga terlibat dalam pengiriman bahan kimia berbahaya itu,” tandasnya.

Pengusutan kasus ini menjadi perhatian publik, mengingat sianida termasuk bahan kimia berbahaya yang dapat menimbulkan dampak serius jika disalahgunakan.

Polres Kepulauan Sangihe kini berupaya mengungkap asal pengiriman, tujuan distribusi, serta kemungkinan jaringan yang berada di balik dugaan penyelundupan tersebut.

Bagikan:   
Exit mobile version