Definitif.if, Gorontalo – Silang pendapat tentang penilaian kinerja Hamka Hendra Noer selaku Penjabat Gubernur (Penjagub) Gorontalo semakin terus memanas menjelang tutup tahun 2022 yang tinggal 5 hari lagi memasuki tahun baru 2023.
Betapa tidak, setelah statementnya di salah satu media online ditanggapi oleh salah satu Ketua LSM, Adhi Pala langsung naik pitam dan langsung mengcounter balik.
Sekretaris Umum Depidar SOKSI Provinsi Gorontalo ini dengan tegas menyatakan bahwa dirinya hanya ingin melayani debat terbuka bagi yang memiliki bidang keilmuan seperti akademisi, cerdas dan ilmiah sehingga jelas arah perdebatannya karena menurutnya berdebat selain disebutkan diatas maka hanya buang – buang waktu saja.
“Jadi berita kemarin itu sengaja saya naikkan kepada masyarakat untuk memperjelas sebetulnya apa kesalahan yang dilakukan Gubernur ini, masyarakat sekarang bingung dengan segala macam hantaman, kritikan dan lainnya,” ujar Adhi Pala.
“Bagi saya, kenapa saya katakan harus debat atau berdialog, itu semua untuk mendapatkan solusi, kalau perlu kita undang Gubernur dalam dialog dan kita rekomendasikan kepada Gubernur bahwa ini salahnya dan kemudian inilah yang harus dilakukan oleh beliau, kemudian Pak Gubernur harus menjelaskan kepada masyarakat, terutama yang banyak-banyak mengkritik tugas dan kewenangan Gubernur sebagai Penjabat”
“Saya contohkan, salah satu LSM, ketika Penjabat Gubernur dilantik, dimana-mana baliho mendukung dan berusaha untuk 100 hari, saya berpikir ternyata dia tidak memahami tugas Penjabat Gubernur, masa Gubernur harus kita tuntut untuk bekerja 100 hari, itu salah satu LSM, sehingga kemarin berkomentar untuk meminta dan menantang saya untuk berdialog”
