“Kami tidak bermaksud menghalang – halangi pembangunan pengaman Pantai Biluhu Barat namun penggalian material illegal yang akan berpotensi banjir Rob di Desa kami, dan terima kasih Pejabat Pembuat Komitmen Pantai dan Sungai, Argenta Djika, ST yang telah merespon keluhan kami .” ucap Zainal.
Lanjut Zainal Kadir menambahkan pasca kunjungan Pejabat Pembuat Komitmen Pantai dan Sungai, Argenta Djika, ST dilokasi pembangunan pengaman Pantai Biluhu Barat, Penggalian telah di hentikan oleh pihak perusahaan dan perusahaan telah mengambil material dari tangkobu Kab. Boalemo.
“Saya senang atas komitmen perusahaan yang bersedia menghentikan pengambilan material illegal di lokasi Pantai Lobuto, Kan itu bagus untuk keberlangsungan proyek dan tidak ada lagi penolakan dari warga” ujarnya.
Zainal Kadir mengungkapkan jika dirinya semula akan mengkoordinir warga untuk melakukan pemblokiran lokasi proyek dan lokasi pengalian material illegal, namun karena sudah adanya langkah – langkah kongkrit maka rencana tersebut dipastikan akan di batalkan.
“ Jika CV. Enam Berlian masa bodoh menanggapi keluhan kami dari masyarakat, memang akan kami melakukan pemblokiran. Namun karena keluhan kami sudah ditanggapi oleh perusahaan maka rencana tersebut kami batalkan” tutup Zainal. (Red)
