Hal lainnya diungkapkan Sumario warga Harapan Jaya mengatakan kepada Awak Media, bahwa pipa tersebut hampir 50 puluh tahunan sudah berada di tempat tersebut.
“Harapan saya pihak perusahaan untuk segera menanamkan pipa tersebut, kalau seperti ini, masyarakat yang beraktivitas ke kebun sangat terganggu apalagi masyarakat yang ingin membawa hasil karet memakai Angkong (Gerobak) sangat kesulitan karena adanya pipa setinggi dada ini milik Pertamina ini,” jelasnya.
Hal senada ditambahkan S (40) warga Desa Raja yang tidak mau disebutkan namanya, juga berharap kepada pihak perusahaan Pertamina untuk menanamkan pipa tersebut.
“Karena setiap hari kami lewat jalan ini sering kali kepala kita terbentur pipa itu, karena jalan licin, ditambah adanya pipa, seperti di medan perang harus merangkak, kami berharap usahakan kepada pihak perusahaan Pertamina untuk segera menanamkan pipa ini,” harapnya.
Hingga berita ini terbit, Awak Media Definitif.id dan Awak Media lainnya belum mendapatkan jawaban dari pihak Humas Pertamina PEP Adera Flied Zona 4 Hulu Rokan, saat dihubungi via Hand Phone maupun via WhatsApp-nya. (Sibawaihi, Rado.L.team).







