“Soalnya dia (ahli ITE) bilang, kalau melihat posisi ini, benar ini video, karena dia ahli ITE. Kalau menurut pak Zainal Arifin (ahli ITE), ini video asli, kalau dia melihat itu dia bilang. Kalau saya melihat itu video, potongannya saya itu, itu memang saya pe muka (muka saya), tapi waktu itu saya baku video call dengan maituwa (istri), bukan perempuan itu,” ungkap IN.
“Makanya waktu itu, dorang (mereka) mempertanyakan bagaimana kronologisnya. Saya bilang, saya pernah video call di kamar dengan maituwa, bukan perempuan itu. Jadi saya video call dengan maituwa di WA, waktu itu saya pe maituwa ada di kota,” tambahnya.
Terakhir saat ditanya, mengapa penyebar video syur tersebut tidak dilaporkan ke pihak yang berwajib? IN mengatakan, bahwa penyebar video syur tersebut tidak dikenalinya.
“Saya kalau melapor, saya bisa melapor. Tapi objek yang saya molapor ini siapa, saya tidak kenal, cuma melalui FB,” pungkasnya. (Red)







