” Jangan sampai kita yang memiliki penghasil cabai dan bawang merah menjadi daerah yang memiliki harga yang tinggi dalam penjualannya,” imbuhnya.
Untuk itu, dirinya berharap dengan adanya kebersamaan serta gotong-royong yang selalu kita terapkan dapat menjadi tolak ukur dalam membantu menyejahterakan masyarakat dalam hal pertanian.
“Ini yang sangat penting, bagaimana merubah pola pikir untuk generasi anak cucu kita kedepan. Kalau ini tidak kita rubah cara kerja dan sistemnya berarti kita juga akan mewarisi yang tidak baik untuk anak-cucu kita,” ucapnya.
Diakhir sambutannya, Bupati Lampung Selatan itu juga berpesan kepada Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Lampung Selatan untuk dapat membuat pelatihan-pelatihan menanam bawang kepada seluruh masyarakat melalui penyuluh di Kecamatan masing-masing.
“Dengan cara tersebut dapat diharapkan dapat menjadi salah satu metode membagi ilmu kepada masyarakat sehingga nanti masyarakat juga dapat menerapkan di desa-desa disetiap kecamatan yang nantinya hasilnya juga dapat meningkatkan pendapatan daerah,” pungkasnya. (Nzr/kmf)








