Definitif.id Gorontalo Utara – Isu dugaan adanya praktik tidak sehat berupa pemberian fee 20 persen dan penyediaan tiket pesawat untuk mendapatkan proyek di RSUD dr. Zainal Umar Sidiki (RSUD ZUS) dibantah keras oleh Direktur rumah sakit, dr. Mohammad Ardiansyah. Ia menegaskan tuduhan tersebut tidak berdasar dan merugikan reputasi institusi.
“Tidak ada praktik seperti itu. Silakan konfirmasi langsung kepada pelaksana pekerjaan yang saat ini sedang berjalan di RSUD ZUS. Mereka bisa membuktikan bahwa tidak pernah ada persyaratan fee 20 persen maupun tiket pesawat,” tegas dr. Ardiansyah, Rabu (13/08/2025).
Ia menjelaskan seluruh proses pengadaan barang dan jasa di RSUD ZUS dilakukan sesuai mekanisme resmi yang diatur dalam peraturan pemerintah. Mulai dari tahap perencanaan, pelelangan, hingga pelaksanaan proyek, kata Ardiansyah, selalu diawasi oleh pihak berwenang untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas.
“Seluruh tahapan pengadaan berjalan sesuai aturan. Kami sangat menjaga integritas agar rumah sakit ini bisa dipercaya, baik oleh masyarakat maupun pihak ketiga yang bekerja sama,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengimbau agar pihak-pihak yang menyebarkan informasi tidak benar terlebih dahulu melakukan klarifikasi sebelum menyampaikan kepada publik.
“Kami terbuka untuk memberikan penjelasan. Jangan sampai informasi yang keliru merugikan RSUD ZUS dan mengganggu kepercayaan mitra kerja,” tutupnya.
