HomeNews

Disaksikan Nirmala Sahi dan Weni Liputo, Rachmat Gobel Berikan 100 Beasiswa untuk Poligon

“Saya satu-satunya Mahasiswa Asing yang diterima yang belum paham Huruf Kanji (Huruf Jepang). Ada 70 orang Asing, dan yang ke-71 adalah saya, Namun pada peringatan Universitas Chuo yang ke-120, justru saya orang asing pertama yang mendapat gelar Doktor Honoris Causa. Saya berkali-kali menolak. Namun setelah satu tahun di Lobby, akhirnya saya terima. Mereka memberikan gelar Doktor Honoris Causa satu kali dalam 10 tahun. Sehingga pada peringatan ke-120 itu, saya adalah orang yang ke-12. Tak setiap saat mereka memberikan gelar doctor kehormatan. Penilaiannya ketat,” kenangnya.

Rachmat Gobel memberikan semangat kepada para Mahasiswa/i Poligon untuk harus lebih giat belajar dan mengasah keterampilan serta membangun karakter diri yang unggul.

“Disiplin dan kerja keras itu dibentuk dengan membiasakan diri. Saya dilatih ayah saya disiplin dan kerja keras sejak kecil. Saya mulai dengan mencuci kamar kecil, menyapu, dan mengepel pabrik,” sambungnya.

Oleh Karena itu, ia meminta kepada para Dosen Poligon untuk mendidik Mahasiswanya bukan hanya dari sisi pengetahuan dan keterampilan, tapi juga karakter dan kepribadiannya.

“Didik mereka dengan disiplin dan kebersihan. Mulai dari yang sederhana dan yang kelihatannya kecil tapi sebetulnya sangat penting,” ujarnya.

Lebih lanjut Gobel menerangkan, sebelum seseorang diajarkan untuk bisa membuat barang maka harus dibangun dulu kualitas manusianya, karena Karya yang berkualitas hanya lahir dari manusia yang berkualitas dan keuntungan sebuah usaha apapun lahir dari hasil usaha karyawan terendah.

Bagikan:   
Exit mobile version