Welcome to www.definitif.id | Pasti, Jelas dan Terpercaya | Copyright 2022

Disebut Sering ke Istana oleh Presiden Jokowi, Partai Demokrat Angkat Bicara

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya. (PD)

“Ketiga pertemuan tersebut yang menentukan tempat dan waktunya adalah Presiden Joko Widodo, dan Bapak SBY menghormati Presiden Joko Widodo sebagai Kepala Negara, yang sedang mengemban amanah saat ini. Artinya, ketiga pertemuan itu inisiatif datang dari Presiden Joko Widodo, bukan atas inisiatif Bapak SBY apalagi meminta waktunya malam hari,” ucapnya.

Lebih lanjut Teuku Riefky menjelaskan, adapun penjelasan dari AHY adalah selama 3,5 tahun terakhir ini, AHY hanya pernah satu kali bertemu Presiden Jokowi yakni pada tanggal 9 Maret 2021 (sekitar 2 tahun lalu). Pertemuan tersebut atas permintaan pihak Istana dan tempat yang dipilih adalah Istana Bogor, serta waktu yang ditentukan adalah malam hari.

Advertisements
Advertisements

“Jadi waktu pertemuan yang malam hari itu juga bukan atas permintaan Ketua Umum Partai Demokrat AHY. Namun, sebagaimana sikap Bapak SBY yang menghormati Presiden Joko Widodo sebagai Kepala Negara, demikian juga sikap Ketua Umum AHY,” tegasnya.

Menurut Teuku Riefky, sebenarnya pihak Istana menyampaikan bahwa Presiden Jokowi ingin bertemu SBY dengan tujuan untuk memberikan klarifikasi atas apa yang dilakukan Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko tentang gerakannya untuk mengambilalih kepemimpinan Partai Demokrat yang sah. Waktu itu, SBY menjawab bahwa yang paling tepat untuk mendengarkan penjelasan Presiden Jokowi adalah Ketum AHY. Singkat kata, AHY diundang untuk hadir di Istana Bogor tanggal 9 Maret 2021 malam hari.

“Dalam pertemuan dengan AHY di Istana Bogor malam itu, Presiden Joko Widodo dengan didampingi oleh Mensesneg Pratikno menjelaskan bahwa beliau tidak tahu menahu dengan apa yang dilakukan oleh KSP Moeldoko untuk mengambilalih Partai Demokrat. Begitulah pengakuan dari Presiden Joko Widodo yang disampaikan kepada Ketua Umum AHY,” ujar Teuku Riefky.

“Empat kali pertemuan antara Presiden Joko Widodo dengan tokoh Partai Demokrat, Bapak SBY dan Ketum AHY, terjadi 2-3 tahun yang lalu. Pertemuan-pertemuan itu bukan yang sering digambarkan oleh publik sebagai pertemuan politik yang lazim dilakukan Presiden Joko Widodo dengan partai-partai politik pendukung pemerintah,” sambungnya.

Bagikan: