HomeNews

Diserbu Ribuan Pendukung, Prof Rustam Akili dan Caleg DPR RI Hadiri Kampanye Akbar NasDem di Gorut

Prof. DR. Hi. Rustam Akili, SE, SH, MH saat berorasi (foto : Ist)

“Sikap politik di Partai Nasdem itu yang pertama adalah politik tanpa mahar. Jadi meskipun saya punya uang, saya tidak akan memberikannya kepada bapak dan ibu sekalian. Tidak ada mea-mea maupun biu-biu. Memberi uang itu adalah sikap tidak mendidik. Kalau saya kasih, itu sama saja merendahkan martabat ibu dan bapak sekalian,” tegas Prof. Rustam.

Lebih lanjut, Prof. Rustam mengungkapkan tiga pilar sikap politik Partai Nasdem, termasuk koalisi tanpa syarat dan tidak ada toleransi terhadap korupsi. Dalam konteks politik uang, dia menyatakan bahwa praktek tersebut dapat merusak demokrasi dan kehidupan sosial masyarakat.

“Tujuan kita melaksanakan Pemilu itu adalah memilih wakil-wakil kita yang bisa dipercaya. Bukan memilih siapa yang membayar bapak dan ibu sekalian. Budaya politik uang adalah salah satu ciri khas korupsi dalam suatu sistem politik. Mau maju jadi Caleg saja sudah korupsi, bagaimana kalau sudah duduk jadi wakil rakyat?” tambahnya.

Sementara itu, Prof. Winarni Monoarfa menggarisbawahi pentingnya sinergi dalam membangun Provinsi Gorontalo, dengan menyampaikan pengalamannya sebagai dosen dan birokrat.

Di tempat yang sama, Rachmat Gobel yang merupakan Caleg DPR RI yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI menjelaskan rencana pembangunan pusat ekonomi baru yang akan mengubah perekonomian Gorontalo. Ia menegaskan pentingnya membangun sektor pertanian, perikanan, dan industri pangan, serta menyoroti posisi Gorut yang strategis dalam menghadapi rencana pembangunan Ibukota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.

Bagikan:   
Exit mobile version