“Kami tidak tahu ‘anggota’ siapa yang dimaksud. Tapi bagi kami, jika itu mengancam rakyat, DPRD akan berdiri paling depan untuk melawan,” katanya.
Ia menegaskan, meski DPRD memiliki keterbatasan kewenangan dalam penindakan di lapangan, pihaknya tidak akan tinggal diam jika persoalan tersebut terus diabaikan. Bahkan, DPRD membuka kemungkinan mengambil langkah langsung jika tidak ada tindakan konkret dari instansi berwenang.
“Kami tidak ingin melampaui kewenangan. Namun jika tidak ada langkah nyata dari pemerintah daerah dan aparat penegak hukum, kami siap turun langsung melakukan penertiban di lapangan. Ini peringatan serius,” tutupnya.








