Lebih lanjut Fahrul juga mempertanyakan hasil tindak lanjut dari proyek talud yang telah diperiksa oleh salah seorang Wakil Ketua (Waka) DPRD Kota Palopo pada beberapa bulan lalu itu.
“Bagaimna tindaklanjut atau hasilnya, masa DPRD tidak tahu. Kami tidak akan berhenti sebelum semua tuntutan kami direalisasi. PDAM harus bertanggungjawab terhadap seluruh persoalan yang dialami pelanggan. Tentu juga kami akan melakukan audiensi kepada Walikota untuk segera melakukan evaluasi kepada Direktur Utama PDAM sebagai pucuk pimpinan,” tandasnya. (Muh Zaldi)







