Lebih lanjut Samin menjelaskan, dengan adanya persoalan tersebut, dirinya sebagai Bate lo Tolangohula saat ini sedang mengalami kendala dalam hal melakukan persiapan pelaksanaan nisfu sya’ban yang akan digelar di Kecamatan Tolangohula dalam rangka menghadapi bulan suci ramadan.
“Jadi saya terkendala selaku Bate. Ada kan namanya buwatulo towulongo (tiga utas tali) dalam adat. Yang dua utas tali seperti syara’ (syariat islam) dan buwatulo bala (keamanan) ini mereka tidak akan datang ke wilayah dia ke rumah dinas Camat untuk melakukan doa nisfu sya’ban, karena mereka ini kesal dengan beredarnya foto yang kemarin. Sehingga, saya nda tahu apa yang boleh saya perbuat,” ungkap Samin.
“Cuma saya sudah menghubungi Pemerintah Daerah (Pemda) dalam hal ini Pak Asisten 1, dan kami ini menunggu proses selanjutnya. Tapi lagi-lagi (kami) terkendala dengan ini,” lanjutnya menandaskan.
Senada dengan itu, Ketua Lembaga Adat Kecamatan Tolangohula, Wahid Badu, sangat menyesalkan atas beredarnya foto Camat berinisial AP, yang diduga sedang bermesraan dengan seorang perempuan berstatus istri orang tersebut.
“Saya selaku ketua lembaga adat sangat menyesalkan atas beredarnya poto Camat Tolangohula bersama wanita yg merupakan istri orang lain,” singkatnya melalui pesan WhatsApp.
Sementara itu, Camat Tolangohula berinisial AP saat dikonfirmasi membenarkan adanya foto dirinya yang diduga sedang bermesraan dengan seorang perempuan berstatus istri orang tersebut.
“Ya (benar), tapi saya tidak tahu itu dia (perempuan) foto. (Di foto) itu saya sementara ba tunjuk laptop. Jadi saya tidak tahu. Nanti dia ba ini kamera dari samping, saya (kaget), ada ba foto ti Ibu?. (Dia bilang), ala tidak apa Pak. Jadi saya juga tidak ambil pusing,” ucap AP, saat dikonfirmasi lewat telepon seluler.
